h1

Keuntungan dan Kelemahan system database terdistribusi

7 Maret 2011

Keuntungan sistem database terdistribusi adalah :
1. Pengelolaan secara transparan data terdistribusi dan replicated.
a. Mengurangi ketergantungan data
b. Transparansi jaringan
c. Transparansi replikasid. Transparansi fragmentasi
2. Mengacu pada struktur organisasi
3. Meningkatkan kemampuan untuk share dan otonomi local
4. Meningkatkan ketersediaan data
5. Meningkatkan kehandalan
6. Meningkatkan unjuk kerja
7. Memudahkan pengembangan system

Kelemahan system database terdistribusi adalah :
1. Kompleksitas manajemen
2. Control integritas lebih sulit
3. Biaya pengembangan
4. Keamanan
5. Kurang standarisasi
6. Menambahkan kebutuhan penyimpanan
7. Lebih sulit dalam mengatur lingkungan data
8. Menambah biaya pelatihan.

h1

Database DNS

7 Maret 2011

Database DNS diterapkan dengan sistem partitioning yang terbagi-bagi dalam suatu zone berdasar domainnya dan letak geografis. Top level organizational domain (biasa disebut generic domains) yang digunakan saat ini antara lain :
Com – organisasi komersial
Edu – institusi pendidikan
Gov – institusi pemerintahan
Mil – organisasi militer
Net – Network support center
Org – Organisasi tertentu yang tidak disebutkan disini
Int – organisasi internasional
Us – United states
Uk – United kingdom
Id – Indonesian

DNS Name Server dan Implementasi BIND
Name server menggunakan basis data terdistribusi yang terdiri dari tuples . Contoh atribut: jika resource adalah printer, maka atribut dapat menyatakan apakah
obyek dapat melakukan pencetakan postcripts atau tidak.
Hal penting yang harus dimiliki:
– Availability,
– Resilience to failure,
– Konsistensi,
– Kecepatan menerima pengaruh perubahan name lists,
– Kemudahan mengkompilasi list of objects (resources).
Pada tiap zone memiliki 2 name server yang menyediakan authoritative naming
information (replikasi). Suatu authoritative DNS Server ada 2 jenis :
• Primary server :
– Mendapatkan data dengan membaca file di storage
– Lebih dikenal dengan File Zone
• Secondary Server :
– Mendapatkan data dengan mereplikasikan data yang ada di primary server
– Lebih dikenal dengan Transfer Zone

h1

KEBUTUHAN HARDWARE DAN SOFTWARE

7 Maret 2011

1.Hardware
Hardware yang digunakan dalam mengembangkan aplikasi ini adalah:
a. Prosesor Intel Pentium 2 Ghz atau yang kompatibel dengannya.
b. RAM minimal 128 MB
c. Harddisk dengan kapasitas 2 GB atau lebih
d. VGA dan monitor dengan resolusi minimal 800 x 600 pixel
e. CD ROM drive
f. Mouse
60 Purwoko & Indarto– Aplikasi Pencari IDL dan Objek pada Sistem Berbasis CORBA
g. Keyboard
h. LAN Card
2 .Software
Perangkat lunak yang digunakan dalam pengembangan sistem adalah :
a. Desain Antar Muka :
1. Microsoft Windows XP
2. NetBeans IDE 3.6 sebagai tool untuk mendesain antarmuka
b. Scripting dan tool pengembangan
1. Microsoft Windows XP dan Linux Mandrake 9.2
2. EditPlus sebagai editor untuk penulisan script java
3. JAVA, sebagai bahasa scripting yang digunakan untuk pembuatan dan
pengembangan aplikasi
4. Visibroker 4.5 for Java digunakan sebagai compiler dan interpreter serta
berfungsi sebagai penyedia layanan CORBA
5. J2SDK 1.3 sebagai penyedia Java Virtual Machine yang dibutuhkan untuk
menjalankan aplikasi dan tool pengembangan dapat dijalankan dengan
normal
6. Rational Rose 2000 sebagai alat bantu pemodelan UML dalam proses
analisis dan desain sistem

h1

Smart Agent

7 Maret 2011

Dalam Aplikasi Pencari IDL dan Objek Pada Sistem Terdistribusi Berbasis CORBA dibutuhkan suatu kemampuan yang mampu menjelajah sistem terdistribusi untuk mendapatkan informasi IDL dan objek aktif yang bersifat public (umum), kemampuan ini dimiliki oleh Smart Agent milik Visibroker. Visibroker Smart Agent (osagent) adalah dinamis, layanan petunjuk
terdistribusi yang menyediakan fasilitas yang digunakan program client dan implementasi objek. Sebuah Smart Agent dapat berjalan minimal pada satu host termasuk dengan jaringan lokal. Ketika program client memanggil bind{} pada
suatu objek, Smart Agent secara otomatis akan mencari informasi. Smart Agent mengalokasikan implementasi khusus sehingga sebuah koneksi dapat dibentuk antara client dengan implementasi. Komunikasi dengan Smart Agent sangatlah
transparan bagi program client. Visibroker mengalokasikan Smart Agent agar dapat digunakan oleh program client atau implementasi objek menggunakan sebuah pesan broadcast. Pertama kali Smart Agent direspon bahwa sedang digunakan, setelah Smart Agent dialokasikan, sebuah koneksi point to point yang menggunakan protokol UDP
digunakan untuk mengirim registrasi dan melihat permintaan untuk Smart Agent. Protokol UDP digunakan karena kebanyakan orang menggunakan protokol TCP.
Media Informatika, Vol. 2, No. 1, Juni 2004 59
: User
Form Layanan Info Mesin Pencari Objek/IDL
2. PencarianObjek/IDL()
4. PrintObj/IDL() 3. Cari()
5. TampilkanHasil(Objek/IDL)
1. MintaLayanan(Objek/IDL)
Semua registrasi dan pengalokasian permintaan adalah dinamis sehingga tidak membutuhkan konfigurasi file atau pemetaan untuk perawatan. Smart Agent dalam jumlah yang banyak dalam jaringan akan bekerjasama untuk menyediakan load balancing dan layanan untuk client agar dapat mengakses objek server. Visibroker dapat menetapkan koneksi jika hubungan antara program client dengan objek server terputus karena suatu masalah yang tidak dikehendaki. Jika kegagalan terdeteksi maka akan dicoba secara otomatis untuk mencari objek server yang berada di host lain.

h1

Location Service

7 Maret 2011

Location Service adalah sekumpulan metode yang membuat aplikasi mampu menjelajah objek yang terdapat dalam jaringan dengan menggunakan Smart Agent dari Visibroker. Aplikasi dapat melakukan query berdasarkan Interface Repository
ID atau kombinasi antara Interface Repository ID dengan nama instance. Hasil dari query dapat dikembalikan sebagai referensi objek yang lain atau deskripsi instance yang lebih lengkap. Sebuah referensi objek biasanya menangani sebuah
instance khusus dari sebuah objek yang dialokasikan oleh Smart Agent. Deskripsi instance mengandung referensi objek, seperti instance nama interface, nama instance, nama host, nomor port yang digunakan dan informasi mengenai
ketetapan. Location Service mengetahui semua tentang instance objek yang telah didaftarkan ke dalam sebuah POA (Portable Object Adapter) dengan menggunakan kebijakan BY_INSTANCE dan objek yang didaftarkan menetap dalam BOA (Basic Object Adapter). Location Service dapat membuat digunakannya informasi smart agent yang menjaga setiap instance objek. untuk
tiap objek instance, Location Service merawat informasi terenkapsulasi dalam struktur ObjLocation::Desc seperti dibawah ini.
// IDL untuk struktur Desc
Struct {
Object ref;
58 Purwoko & Indarto– Aplikasi Pencari IDL dan Objek pada Sistem Berbasis CORBA
:: IIOP:: ProfileBodyValue iiop_locator;
String repository_id;
String instance_name;
Boolean activable;
String agent_hostname;
};
Typedef sequence DescSeq;
Location Service sangatlah berguna untuk tujuan seperti load balancing dan pengawasan. Dengan menggunakan kemampuan yang ada di location Service inilah Aplikasi Pencari IDL dan Objek Pada Sistem Terdistribusi Berbasis CORBA akan melakukan pengaksesan dan mendapatkan informasi mengenai objek aktif yang berada di sistem terdistribusi berbasis CORBA.

h1

Sistem Terdistribusi

7 Maret 2011

data processing

sistem basis data terdistribusi

Arsitektur aplikasi terdistribusi dikembangkan dari konsep multitier client/server. Jika multitier client/server fokus pada pemisahan business logic dengan data access, sistem terdistribusi memodelkan semua fungsionalitas sistem dalam bentuk obyek yang mana suatu obyek dapat memanfaatkan layanan dari obyek lain dalam sistem yang sama atau bahkan layanan obyek dari sistem lain. Arsitektur ini sedikit mengaburkan batasan antara client dan server karena komponen client dapat
membentuk obyek yang berlaku seperti suatu server. Sistem terdistribusi memberikan fleksibilitas dengan adanya pendefinisian komponen antarmuka (interface). Antarmuka dari komponen akan memberikan spesifikasi
kepada komponen lain tentang layanan (services) yang dapat diberikan komponen tersebut serta cara penggunaannya.
Antarmuka mendefinisikan protokol komunikasi antara dua komponen sistem yang terpisah (komponen dapat berupa proses terpisah, obyek terpisah, pengguna dan aplikasi serta berbagai entity lain yang terpisah dan butuh untuk melakukan
komunikasi). Antarmuka menjelaskan layanan yang disediakan oleh suatu komponen serta protokol untuk menggunakan layanan tersebut. Sistem terdistribusi sesungguhnya merupakan sistem multitier client/server dengan jumlah client dan
server dimungkinkan sangat banyak. Salah satu perbedaan penting bahwa sistem terdistribusi biasanya menyediakan layanan tambahan seperti directory services yang memungkinkan komponen dari aplikasi ditemukan oleh lainnya. Layanan lain berupa
transaction monitor services yang memungkinkan komponen untuk melakukan transaksi dengan lainnya.

h1

Canvio, Harddisk Eksternal 1 TB Pertama Ala Toshiba

7 Januari 2011

foto berita artikel

Setelah hadirnya harddisk eksternal My Passport Studi 640GB dari Western Digital yang dianggap sebagai harddisk dengan kapasitas terbesar, maka kini posisinya digeser oleh Toshiba. Toshiba membuat harddisk portable Canvio dengan kapasitas 1TB, dan ukuran lebar 3.1 inch, panjang 4.7 inch dan tebal 0.65 inch, dengan bobot hanya 6.3 oz.
Harddisk portable Toshiba Canvio ini memiliki satu port USB 2.0 yang bekerja untuk koneksi power dan data.

Namun, sayangnya harddisk ini belum suppoer port USB 3.0, yang menawarkan kecepatan lebih besar ketimbang USB 2.0. Jika My Book Passport dari Western Digital ditujukan untuk pengguna Mac, maka Canvio ini ditujukan untuk pengguna PC. Toshiba juga menambah device baru ini untuk membantu pengguna PC agar dapat backup data dengan mudah, karena dalam hardware ini dilengkapi pula software NTI BackupNow EZ, dan kemampuan pencarian juga restore data jika ada file yang hilang.

Untuk pengguna PC yang sudah mahir, software dalam Canvio juga dilengkapi fitur pilihan backup, dan overwrite file original. Canvio menyediakan system backup lengkap, memudahkan user untuk mengembalikan system komputer ketika system tidak bisa start. Harddisk eksternal Toshiba Canvio ini diberi garansi 3 tahun dan hadir dalam 5 warna, yakni Raven Black, Satin Silver, Liquid Blue, Rocket Red, dan Komodo Green. Untuk versi 1TB ini Canvio dijual dengan harga kisaran $200.

%d blogger menyukai ini: